Tips Menghindari Virus Monkeypox Yang Menular Dari Hewan

Tips Menghindari Virus Monkeypox

Tips menghindari Virus Monkeypox Yang Menular Dari hewan

Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Prof Dr Wayan Tunas Artama mengatakan, untuk melindungi diri dari penyakit cacar monyet atau monkeypox, ada beberapa hal yang perlu dilakukan.

Pertama, hindari kontak langsung dengan orang yang bergejala, lakukan seks aman.

“Juga jaga kebersihan tangan dengan sabun dan air atau hand sanitizer, pakai masker dan patuhi etika batuk dan bersin yang benar,” ujarnya. .

Sementara itu, upaya pencegahan di rumah dapat dilakukan dengan menerapkan praktik kebersihan yang baik, mencuci pakaian dengan deterjen, memisahkan peralatan dapur dari orang yang terinfeksi, mencuci peralatan makan dengan air panas atau hangat dan sabun dengan sarung tangan, membersihkan permukaan yang terkontaminasi disinfektan.

Baca Juga :  Inilah 7 Tips Rahasia Cara Diet Cepat Tanpa Olah Raga Untuk Turunkan Berat Badan.

Tips menghindari Virus Monkeypox Yang Menular Dari hewan

Penularan dapat terjadi dari hewan ke manusia dan terjadi melalui penangkapan, pengolahan dan konsumsi daging dari hewan liar.

Bisa juga kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau luka dari hewan yang terinfeksi, seperti mamalia kecil, termasuk hewan pengerat (tikus, tupai) dan primata non-manusia (monyet, monyet).

Menurutnya, penularan kontak langsung juga bisa terjadi antar hewan. Penularan cacar monyet dari manusia ke manusia terjadi terutama melalui tetesan pernapasan yang umumnya membutuhkan kontak dekat yang lama.

Penularan juga dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau bahan luka cacar, melalui kontak tidak langsung dengan benda, jaringan, dan permukaan yang terkontaminasi. Penularan secara vertikal dapat terjadi dan menyebabkan komplikasi, cacar kongenital, atau kematian janin.

Baca Juga :  Inilah 7 Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Dengan Mudah

“Masa inkubasi cacar monyet umumnya antara 6 dan 13 hari. Pasien dinyatakan terinfeksi sejak ruam mulai muncul hingga kulit terkelupas atau berubah. Proses ini bisa memakan waktu beberapa minggu,” ujarnya.

Gejala

Gejala penyakit pada manusia sangat mirip dengan penyakit cacar, yaitu demam (>38,5°C), lemas, menggigil dengan atau tanpa berkeringat, sakit tenggorokan dan batuk, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, dan sakit kepala.

Gejala-gejala ini akan diikuti dengan munculnya ruam makulopapular berbatas tegas, vesikular, pustular dengan lesi berkrusta.

Lesi berlangsung selama 1 sampai 3 hari pada setiap tahap dan berkembang secara bersamaan. Area lesi yang muncul adalah wajah (98%), telapak kaki dan tangan (95%), mukosa mulut (70%), alat kelamin (28%) dan konjungtiva (20%) .

“Secara umum, lesi lebih menonjol di ekstremitas dan wajah daripada di tubuh. Manifestasi di area genital dapat menjadi dilema diagnostik pada penduduk dengan penyakit menular seksual (PMS) , katanya.

Baca Juga :  7+ Penyebab Selangkangan Gatal Dan Menghitam, Begini Cara Mengatasinya

Wayan mengatakan vaksinasi atau penggunaan vaksin cacar (orthopoxvirus lain seperti virus vaccinia) setidaknya memberikan perlindungan parsial terhadap infeksi virus monkeypox. Pada tahun 2019, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui vaksin JYNNEOTM untuk mencegah cacar monyet dengan efektivitas hingga 85%.

Demikian ulasan Tips menghindari Virus Monkeypox Yang Menular Dari hewan

Situs TipsSeo juga membahas tentang Tips & Trik dan Aplikasi yang sedang viral, Sobat Dumai juga bisa membacanya karena bisa menjadi referensi untuk Sobat.

Jika merasa artikel ini dapat membantu Sobat, silakan share  atau bagikan artikel ini ke teman-teman Sobat. Semoga bermanfaat dan sukses selalu… ^_^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.