Inilah 10+ Tips Mendaki Gunung Di Musim Kemarau Untuk Pemula

Inilah 10+ Tips Mendaki Gunung Di Musim Kemarau Untuk Pemula

Tips Mendaki Musim Kemarau – Musim kemarau adalah waktu terbaik untuk mendaki gunung. Penurunan potensi hujan memudahkan kegiatan pendakian.

Cuaca yang cerah juga membuat pemandangan di sekitar jalur pendakian semakin indah, apalagi jika Anda mengincar matahari terbit.

Tentu ini yang ditunggu-tunggu para pendaki. Namun, musim kemarau pun tidak sepenuhnya aman dan nyaman, karena musim ini juga rawan kebakaran semak. Sebut saja Gunung Merbabu, Sumbing, Lawu, Ciremai, Papandayan dan Guntur yang menjadi korban keganasan ayam jago merah.

Inilah 10+ Tips Mendaki Gunung Di Musim Kemarau Untuk Pemula

Selain kebakaran hutan, ada ancaman lain yang harus diwaspadai pendaki. Nah, untuk itu ada baiknya kamu mendaki gunung saat musim kemarau mendatang agar aktivitas pendakianmu semakin menyenangkan. Ayo, lihat!

1. Pilih destinasi gunung yang tidak rawan kebakaran

Meski semua gunung berpotensi mengalami kebakaran di musim kemarau panjang, tak ada salahnya memilih destinasi pendakian yang tidak terlalu rawan kebakaran. Anda bisa mulai dengan meneliti catatan gunung dalam beberapa tahun terakhir.

Tidak cukup mencari meja saja, karena Anda juga harus mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai kondisi terkini dari destinasi pendakian yang ingin Anda tuju. Anda bisa bertanya kepada pihak yang berkepentingan apakah gunung tersebut resmi dikelola.

Baca Juga :  Berikut 15+ Perlengkapan Berkemah Yang Penting Untuk Dibawa Buat Liburan

Demi keamanan, jangan pernah memaksakan ego. Sebaliknya, pilihlah tujuan pendakian yang lebih aman dan tidak rawan kebakaran.

2. Simpan nomor darurat yang bisa dihubungi

Tips selanjutnya adalah mencari nomor darurat yang dapat dihubungi jika Anda menemukan kebakaran yang sedang membesar.

Jika gunung yang ingin Anda taklukkan resmi dikelola, Anda dapat meminta nomor pengelola.

Selain itu, Anda juga perlu menyimpan nomor polisi terdekat. Simpan semua nomor penting di bagian atas daftar ponsel Anda sehingga Anda dapat menelepon mereka dengan cepat dan mudah.

3. Kenakan pakaian hangat karena udara semakin dingin

Tahukah Anda bahwa cuaca di puncak gunung akan lebih sejuk saat musim kemarau? Bahkan dalam cuaca dingin, udara pegunungan di malam hari atau dini hari bisa menusuk kulit. Karena itu, siapkan peralatan sebaik mungkin untuk menghindari hipotermia.

Bahkan jika cuacanya bagus, Anda tetap harus mengenakan pakaian hangat. Pilih jaket gunung ala windbreaker yang bisa membuat tubuh Anda tetap hangat. Ingatlah untuk membawa peralatan lengkap, pakaian cadangan, tenda, kantong tidur.

4. Jangan menyalakan api unggun

Memang, dinginnya udara pegunungan bisa diatasi dengan menyalakan api. Namun, untuk alasan keamanan, jangan mencoba menyalakan api atau melakukan aktivitas apa pun yang dapat menyebabkan kebakaran. Namun, pendaki harus selalu meminimalkan risiko kebakaran.

Bara yang tertiup angin dapat menempel pada gulma kering dan akhirnya memicu kebakaran. Anda tentu tidak ingin hal itu terjadi bukan? Bahkan jika Anda harus menyalakan api untuk menghindari hipotermia, pastikan bara apinya terkendali.

5. Siapkan peralatan navigasi

Saat ini, pendaki jarang bisa membawa atau peta topografi karena zaman sudah berubah. Aplikasi pemetaan smartphone lebih banyak digunakan karena lebih nyaman.

Namun, untuk alasan keamanan, sebaiknya membawa peta topografi dan untuk menemukan jalur evakuasi alternatif.

Baca Juga :  Persyaratan Untuk Naik Pesawat Dan Kereta Api Untuk Pelancong Domestik

Menggunakannya tidak cukup jika Anda tidak mengerti cara menggunakannya. Jadi mulailah dengan memahami dan menguasai prosedur operasi. Ingatlah untuk melengkapi diri Anda dengan kesadaran medan yang akan membantu Anda menemukan rute alternatif.

6. Bawa perbekalan secukupnya

Beberapa gunung memiliki mata air yang bisa digunakan oleh para pendaki. Namun, dalam hal ini, sebaiknya tidak bergantung pada sumber air karena sumber akan mengering saat musim kemarau.

Jika mengering, pendaki tidak bisa minum atau mengisi kembali air minum. Oleh karena itu, siapkan bekal yang cukup sebelum mendaki.

Perpanjang pasokan air untuk menghindari dehidrasi saat mendaki. Atau Anda juga bisa mencari informasi sumber air terdekat dengan base camp pendakian di pengelola.

7. Bawalah masker karena kondisi lebih kering.

Tidak bisa dipungkiri bahwa keadaan pegunungan akan semakin kering saat musim kemarau. Tentu saja hal ini tidak baik untuk kesehatan paru-paru pendaki.

Oleh karena itu, semua pendaki gunung disarankan untuk memakai masker untuk melindungi diri dari menghirup debu.

Masker matahari saja tidak cukup, disarankan juga memakai kacamata pelindung untuk melindungi mata dari paparan debu. Jika perlu, bawalah air untuk mencuci mata jika partikel debu tiba-tiba masuk ke mata Anda.

8. Gunakan jenis ransel yang tepat

Ransel gunung, atau kantong, sangat penting jika Anda ingin mendaki gunung. Ingatlah untuk selalu menggunakan tas punggung yang sesuai dengan postur tubuh Anda.

Jika tubuh Anda relatif kecil, hindari memakai gendongan bayi yang terlalu besar. Usahakan untuk memilih tas punggung yang memiliki sirkulasi udara optimal di bagian belakang. Jadi Anda bisa mendaki gunung dengan nyaman.

9. Pilih jaket yang tepat

Saat mendaki gunung dalam cuaca kering atau panas, Anda harus mengenakan jaket yang tepat. Bagaimana bisa? Karena saat musim panas atau kemarau, suhu di pegunungan umumnya akan lebih sejuk.

Baca Juga :  Berikut 7+ Tips Membuat Penerbangan Jarak Jauh Anda Aman & Nyaman

Hal ini bertolak belakang dengan hipotesis bahwa pada saat musim panas/kering suhu menjadi lebih hangat. Untuk ini, Anda membutuhkan jaket penghangat atau disebut juga jaket bulu domba. Jaket jenis ini akan menjaga panas tubuh Anda agar tidak terlalu banyak keluar.

Karena jaket merupakan salah satu perlengkapan penting untuk mendaki, maka jaket yang digunakan perlu disesuaikan dengan cuaca saat mendaki.

10. Bawa perlengkapan P3K atau Medis

Ini adalah “harus memiliki peralatan ” untuk pendaki gunung. Baik Anda mendaki gunung saat musim panas/kering atau saat musim hujan.

Peralatan medis atau kotak pertolongan pertama harus selalu dibawa. Beberapa di antaranya termasuk tambalan, perban, obat mabuk, obat sakit kepala, obat maag, dan obat lain (termasuk obat khusus untuk Anda yang menderita penyakit tertentu). Jangan lupa untuk menyediakan masker dan tabung oksigen yang cukup.

11. Bawalah hanya peralatan masak yang diperlukan

Disarankan agar Anda membawa makanan yang cukup dan peralatan masak yang diperlukan. Bagaimana bisa? Karena membawa terlalu banyak peralatan dapur dan makanan akan membuat beban yang Anda bawa di ransel semakin berat.

Disarankan untuk membawa kompor gas portabel, praktis dan kompak. Kompor gas portabel relatif lebih aman daripada memasak di atas api terbuka.

Demikian artikel 10+ Tips Mendaki Gunung Di Musim Kemarau Untuk Pemula

Situs TipsSeo juga membahas tentang Tips & Trik dan Aplikasi yang sedang viral, Sobat Dumai juga bisa membacanya karena bisa menjadi referensi untuk Sobat.

Jika merasa artikel ini dapat membantu Sobat, silakan share  atau bagikan artikel ini ke teman-teman Sobat. Semoga bermanfaat dan sukses selalu… ^_^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.