10 Perencanaan Bisnis Sebelum Terjun Memulai Usaha Bisnis Untuk Pemula

Komponen perencanaan bisnis merupakan bagian penting dari proses perencanaan bisnis. Pada komponen perencanaan bisnis, tuliskan apa yang perlu dilakukan dan bagaimana menentukan strategi yang paling tepat untuk mengeksekusi ide bisnis tersebut.

Adanya unsur perencanaan bisnis yang matang akan memudahkan proses memulai bisnis dan mengefisienkan proses bisnis yang sedang berjalan. Selain itu, komponen perencanaan bisnis juga meramalkan kendala yang mungkin timbul selama proses bisnis. Oleh karena itu, Anda dapat mengatasi kendala tersebut agar perusahaan tidak mengalami kerugian.

Menurut Hirsch dan Peters, dokumen tertulis yang disiapkan oleh seorang wirausahawan yang digunakan untuk menguraikan segala sesuatu yang relevan dengan bisnis baik secara internal maupun eksternal sebelum memulai bisnis. Hal ini meliputi perencanaan yang berkaitan dengan pemasaran, permodalan, produksi dan sumber daya manusia.

10 Perencanaan Bisnis Sebelum Terjun Memulai Usaha Bisnis Untuk Pemula

Menurut Richard L Daft, konsep rencana bisnis adalah dokumen yang merinci bisnis yang dibuat oleh pengusaha sebelum memulai bisnis baru. Menurut para ahli tersebut, kedua perjanjian tersebut memiliki poin yang sama dalam perencanaan bisnis.

Perencanaan Bisnis Sebelum Terjun Memulai Usaha Bisnis

1. Buat ringkasan eksekutif

Sintesis eksekutif diperlukan di awal dan juga di akhir desain. Fungsi dari komponen perencanaan bisnis poin ini ditulis dua kali sehingga ketika Anda mengisi 9 poin lainnya, Anda mendapatkan tambahan ide baru, Anda dapat menyampaikannya dengan baik.

Baca Juga :  Bitcoin, Ethereum Atau Litecoin: Mana Yang Tepat Untuk Anda?

Ringkasan eksekutif berisi semua informasi penting perusahaan yang ditulis dalam satu halaman. Komponen perencanaan bisnis ini memberikan gambaran umum tentang perusahaan dan rencana yang Anda miliki untuk perusahaan. Sebagian besar ringkasan eksekutif berfokus pada nilai-nilai perusahaan dan kekuatan uniknya.

2. Buat deskripsi aktivitas Perusahaan

Dalam sebuah rencana bisnis, deskripsi bisnis terdiri dari 3 elemen, yaitu:

Komponen perencanaan bisnis ini akan memberi investor informasi tentang status bisnis Anda. Misalnya apa misi perusahaan, sejarah perusahaan, misalnya kapan didirikan, dan tujuan perusahaan.

Poin tujuan bisnis umumnya fokus pada solusi yang dapat dilakukan untuk masalah yang muncul dalam bisnis.

3. Ringkasan riset pasar dan potensi pasar

Elemen perencanaan bisnis berikutnya adalah sintesis riset pasar dan potensi pasar. Saat melakukan riset pasar, Anda perlu melakukannya dengan sangat detail. Dimulai dengan siapa pelanggan Anda, lokasi, pendapatan, pekerjaan, dan hobi mereka.

Dengan melakukan riset pasar secara menyeluruh, Anda dapat memutuskan seberapa besar potensi pasar untuk bisnis Anda. Selanjutnya, Anda juga dapat menentukan strategi trading yang paling cocok untuk klien Anda.

4. Analisis persaingan

Analisis kompetitif adalah bagian yang harus dilihat dari komponen perencanaan bisnis. Dengan mengetahui siapa pesaing Anda dan apa yang dilakukan pesaing Anda

Anda dapat mengungkap poin-poin yang dapat membuat bisnis Anda lebih unggul dari pesaing Anda. Buat daftar seperti: tempat pesaing beriklan, kualitas layanan pelanggan mereka, cara mereka menangani harga, dll.

5. Deskripsi produk dan layanan Anda

Komponen perencanaan bisnis ini berisi manfaat produk, proses pembuatan produk, dan bagaimana produk atau layanan Anda dapat memberikan solusi kepada pelanggan. Saat membuat deskripsi produk, Anda harus fokus pada poin yang membuat produk Anda unik dan berbeda dari yang lain dan manfaat yang dapat diberikannya.

Baca Juga :  10 Cara Mudah Bisnis Online Tanpa Modal Untuk Pemula Dengan Android Dan PC

Sedangkan jika produk Anda merupakan jenis produk yang melalui proses manufaktur, maka proses pembuatan produk dapat berfokus pada pemilihan bahan utama, pengolahan bahan, proses perakitan atau pemasangan hingga produk siap untuk dijual.

Perencanaan Bisnis Sebelum Terjun Memulai Usaha Bisnis

6. Mengembangkan rencana pemasaran dan penjualan

Rencana pemasaran dan rencana penjualan adalah dua hal yang berbeda. Oleh karena itu, perlu dilakukan perincian komponen perencanaan bisnis ini untuk 2 rencana tersebut. Rencana pemasaran akan membantu Anda menentukan di mana dan bagaimana memasarkan produk atau layanan Anda.

Sedangkan rencana penjualan berfokus pada bagaimana Anda akan menjual produk Anda. 2 elemen ini berbeda dari rencana bisnis, tetapi sangat penting untuk menuliskannya secara rinci.

7. Ringkasan pembiayaan usaha

Komponen perencanaan bisnis berikutnya adalah mengambil tinjauan keuangan bisnis Anda. Jika Anda baru memulai bisnis Anda sendiri, Anda mungkin tidak memiliki data keuangan yang cukup. Oleh karena itu, Anda dapat melakukan perencanaan keuangan dan kebutuhan modal untuk komponen perencanaan bisnis tunggal ini.

Jika bisnis Anda sudah lama beroperasi, Anda perlu menyediakan data keuangan, seperti laporan keuangan, setidaknya selama 3 tahun terakhir. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan pertimbangan dan proyeksi untuk mengambil tindakan di masa mendatang.

8. Deskripsi organisasi dan manajemen

Penting untuk menjelaskan organisasi dan manajemen dalam komponen perencanaan bisnis. Sebuah perusahaan dapat berfungsi dengan baik berkat orang-orang yang menjalankannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjelaskan gambaran organisasi dan cara mengelola bisnis. Anda dapat memasukkan jumlah pekerja yang Anda miliki, pendidikan dan keterampilan mereka.

Jika Anda memulai bisnis, tidak ada salahnya memiliki lebih sedikit karyawan. Anda dapat membuat daftar mereka dan beberapa latar belakang mereka. Kemudian Anda dapat menambahkan jumlah pekerja yang Anda butuhkan dan siapa yang akan Anda pekerjakan untuk bisnis Anda. Kemudian sertakan juga jumlah gaji yang akan Anda sumbangkan. Komponen perencanaan bisnis ini juga digunakan untuk mengelola keuangan.

Baca Juga :  Berikut Cara Raih Jutaan Rupiah Dengan Bisnis Food Delivery Dengan Mudah

9. Jelaskan kebutuhan dana

Elemen perencanaan bisnis selanjutnya adalah kebutuhan pembiayaan bisnis Anda. Jelaskan berapa dana yang dibutuhkan dan dana apa saja yang dibutuhkan.

Saat membuat rencana pembiayaan, Anda harus mencoba membuatnya dalam jumlah yang realistis. Namun Anda juga perlu menambah sedikit tabungan saat bisnis sedang berjalan dan tiba-tiba terjadi masalah.

Untuk perusahaan rintisan dan nirlaba, poin komponen perencanaan bisnis biasanya menawarkan saham kepada investor yang akan memasuki bisnis. Itu adalah hal yang wajar karena bisnis baru tidak memiliki pendapatan yang stabil. Investor akan menerima dividen dalam jumlah yang disepakati kedua belah pihak.

10. Ringkas semua poin

Komponen terakhir dari perencanaan bisnis adalah ringkasan dari semua poin sebelumnya. Penting untuk membuat ringkasan yang singkat dan rapi. Tujuan ringkasan ini adalah untuk membantu investor memahami poin-poin yang perlu diklarifikasi. Oleh karena itu, Anda perlu memasukkan informasi tentang data resmi atau dokumen izin usaha, sertifikat yang diperlukan, paten atau kekayaan intelektual lainnya, SIUP dan lain-lain.

Setelah Anda memahami komponen perencanaan bisnis di atas, Anda dapat mengikuti 10 langkah berikut untuk mencoba membuat rencana bisnis. Selain komponen perencanaan bisnis, satu hal lain yang dapat membuat bisnis Anda berjalan lebih baik adalah layanan pelanggan yang baik.

Demikian 10 Perencanaan Bisnis Sebelum Terjun Memulai Usaha Bisnis Untuk Pemula

Situs TipsSeo juga membahas tentang Tips & Trik dan Aplikasi yang sedang viral, Sobat Dumai juga bisa membacanya karena bisa menjadi referensi untuk Sobat.

Jika merasa artikel ini dapat membantu Sobat, silakan share  atau bagikan artikel ini ke teman-teman Sobat. Semoga bermanfaat dan sukses selalu… ^_^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.