Perbedaan Siaran Analog Dengan Siaran TV Digital Serta Penjelasannya

Perbedaan Siaran Analog Dengan Siaran TV Digital
Siaran analog TV bakal dihentikan pada tahun 2022 mendatang. Nantinya, siaran TV akan dialihkan ke digital. Pertanyaannya, apakah sebenarnya siaran TV digital itu? Apakah layanan tersebut bisa dinikmati kering dengan bebas? Simak artikel ini untuk menemukan jawaban ya!

Perbedaan Siaran Analog dengan SiaranTV digital serta Penjelasannya

TV analog Siaran sudah digunakan selama 60 tahun dari Indonesia. Siaran tersebut menggunakan frekuensi 700 MHz, sebuah spektrum yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain.

Oleh karena itu, pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bakal “mematikan” siaran TV Analog dan memindahkannya ke digital. Proses perpindahan itu sendiri dimulai Analog Switch Off (ASO). Tujuan, spektrum frekuensi 700 MHz “kosong ” dan bisa digunakan untuk keperluan lainnya.

Siaran Digital TV adalah siaran yang memanfaatkan sistem penerimaan yang disebut sebagai Digital Broadcasting Terrestrial (DVB-T). Teknologi sistem ini sudah masuk ke generasi kedua atau dikenal DVB-T2.

Baca Juga :  Inilah 4 Cara Mudah Hasilkan Ribuan Trafik Blog Hanya Dari Judul Artikel

Sistem itu mengonversi data digital MPEG-2 yang dijamin dapat mengantarkan audio visual yang lebih daripada sistem TV analog. Menariknya, siaran tersebut tetap menggunakan frekuensi radio VHF / UHF yang juga dipakai oleh siaran analog.

Artinya, kamu tidak perlu mengganti antena TV yang dipakai sekarang. Pasalnya, antena TV saat ini memang memanfaatkan radio frekuensi VHF/UHF.

Apakah siaran TV digital berbayar?

Ada pandangan masyarakat yang menyatakan, siaran TV digital itu berbayar. Ada juga yang mengatakan siaran ini perlu menggunakan jaringan internet. Benarkah seperti itu?

Sebagaimana dirangkum dari , Direktur Penyiaran Kementerian Kominfo Geryantika Kurnia menyatakan siaran Digital TV adalah siaran yang gratis.

“Saya ingin ingin, banyak masyarakat yang masih berpikir digital TV itu berbayar, internet, berlangganan kabel atau satelit, pakai Smart TV, pola pikir itu salah. TV digital gratis Siaran, tidak berbayar, menggunakan antena biasa, ”Ujar Gery.

Untuk mendapatkan siaran TV digital sendiri, seperti yang telah menggunakan awal artikel, kamu cukup menggunakan antena TV biasa. Selain itu, perangkat TV playing sudah mendukung siaran digital. Anda bisa mengetahui apakah perangkat sudah mendukung siaran tersebut melalui buku manual atau menanyakan langsung ke produsen TV.

Baca Juga :  7 Cara Screenshot Di PC Dan Laptop Dengan Cepat Dan Mudah

Lantas, bagaimana jika TV tidak mendukung siaran digital? Kamu bisa membeli perangkat Set Top Box dengan harga sekitar Rp250.000-an. Bisa dikatakan, siaran TV digital memang berbayar, apabila Anda membeli produk set top box ini. Akan tetapi, pembelian cukup dilakukan untuk selamanya.

Perbedaan Siaran Analog dengan Siaran TV digital

Perbedaan terbesar antara siaran analog dan TV digital terletak oleh sinyal yang dipancarkan. YV analog menggunakan sinyal audio dan video dalam bentuk gelombang mirip dengan sinyal radio.

Sinyal TV analog bakal buruk jika lokasi Anda jauh dari sumber siaran. Oleh karena itu, stasiun TV membangun pemancar dengan berbagai tempat sekaligus agar kualitas sinyal tetap terjaga. Tentu saja, investasi yang dikeluarkan jauh lebih besar.

Sementera itu, seperti yang telah dilakukan oleh point sebelumnya, sinyal by siaran Digital TV menggunakan teknologi DVB-T2 yang mampu mengonversi data digital MPEG-2. Sinyal yang dipancarkan memiliki kualitas audio dan video yang lebih bagus dari sinyal analog.

Baca Juga :  2 Penyebab Musik Spotify Tiba-Tiba Berhenti Saat Diputar Dan cara Mengatasinya

Dirangkum dari , berikut perbedaan antara keduanya:

TV analog Siaran:

  • – Makin jauh dari stasiun pemancar, sinyal makin lemah. Gambar dan suara berbuat buruk.
  • – Tidak punyak kemampuan multimedia lain.

Televisi digital Siaran:

  • – Gambar dan suara tetap bersih dan jernih.
  • – Memiliki kemampuan multimedia lain, seperti layanan interaktif dan informasi peringatan dini bencana.

Jadwal siaran TV analog dan digital

Awalnya, siaran TV digital akan dimulai pada 17 Agustus 2021 lalu. Akan tetapi, mengingat kondisi yang belum memungkinkan, perpindahan tersebut diundur. Berikut jadwal terbarunya:

Step 1

30 April 2022 mencakup 56 wilayah dengan jumlah 166 kabupaten / kota

tahap 2

31 Agustus 2022 mencakup 31 wilayah dengan jumlah 110 kabupaten / kota

mungkin 3

02 November 2022 mencakup 25 wilayah dengan jumlah 63 kabupaten / kota

Nah, apakah kamu sudah siap untuk beralih ke siaran TV digital?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.