7 Penyebab Laptop Lemot Dan Solusi Mengatasinya Agar Performa Kencang Kembali

Baik digunakan untuk bekerja, belajar, menonton atau bermain, laptop berperforma tinggi adalah impian semua orang. Namun, kenyataan tidak selalu ideal. Setelah lama digunakan, laptop terkadang menjadi lamban. Sebenarnya, masalah ini tidak jarang terjadi pada laptop spesifikasi tinggi.

Maka timbul pertanyaan: apa penyebab laptop lemot? Bagaimana cara memperbaikinya dan mengembalikan laptop ke performa penuh? Sama seperti smartphone, laptop sudah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat di era digital.

Hal ini berlaku bagi para pekerja kantoran, pebisnis, pelajar bahkan mahasiswa yang kini harus belajar dari rumah. Laptop menawarkan banyak fitur. Bahkan, beberapa fungsi dapat dilakukan lebih baik di laptop daripada di ponsel, seperti menulis dokumen panjang dan mengedit video.

7 Penyebab Laptop Lemot Dan Solusi Mengatasinya Agar Performa Kencang Kembali

Penyebab Laptop Lemot Dan Solusi Mengatasinya

Sekali lagi, sama seperti smartphone, laptop bisa tiba-tiba melambat atau mengalami penurunan performa. Jika ini yang terjadi pada laptop Anda, berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkannya.

1. Penyebab laptop lemot: terlalu banyak aplikasi background

Ini adalah alasan paling umum mengapa kinerja laptop Anda tiba-tiba turun. Tidak hanya ketika Anda melakukan banyak tugas atau membuka banyak aplikasi secara bersamaan.

Ada beberapa aplikasi atau perangkat lunak yang berjalan di latar belakang atau di belakang layar tanpa sepengetahuan kami. Beberapa malah aktif secara otomatis saat laptop baru dinyalakan. Kondisi ini membuat kinerja laptop menjadi ribet dan lambat.

Solusi:

Nonaktifkan semua program, perangkat lunak, atau aplikasi yang berjalan di latar belakang, termasuk yang dimulai secara otomatis saat laptop dihidupkan. Untuk pengguna Windows, Anda dapat melakukannya di Task Manager. Mengurangi jumlah program yang berjalan di belakang layar dapat meringankan beban kerja pada laptop Anda.

Baca Juga :  5 Tips Meningkatkan FPS Di PC Dan Laptop Agar Stabil Saat Bermain Game

Buka Task Manager dengan menekan CTRL + ALT + DEL atau temukan dengan mengklik ikon kaca pembesar di kiri bawah layar. Anda dapat menonaktifkan program yang sedang berjalan dari tab Proses. Selama waktu ini, Anda dapat menghentikan program yang dimulai secara otomatis saat laptop dihidupkan dari tab Startup.

2. Penyebab laptop lemot : Browser terlalu berat

Jenis dan cara Anda menggunakan browser dapat memengaruhi kinerja laptop Anda. Mulai dari membuka terlalu banyak tab, dengan terlalu banyak plug-in, hingga menggunakan browser “berat ” kehabisan RAM laptop. Kondisi seperti itu dapat mempengaruhi kinerja laptop dan membuatnya sangat lambat.

Solusi:

Jika Anda menggunakan laptop dengan RAM rendah, pilih browser yang tidak memakan terlalu banyak memori. Misalnya, Opera dan Edge relatif lebih ringan daripada browser favorit banyak orang – Google Chrome.

Juga, minimalkan jumlah tab yang terbuka secara bersamaan, terutama jika ada situs yang menggunakan fitur pembaruan otomatis. Hal yang sama harus Anda lakukan untuk add-on browser Anda. Nonaktifkan atau hapus yang tidak perlu.

3. Penyebab laptop lemot : hardisk penuh

Jika Anda terbiasa menumpuk data di hard drive laptop, mungkin sudah saatnya untuk perubahan. Hardisk yang penuh juga dapat mempengaruhi kinerja laptop.

Menurut CCleaner, hal ini terjadi karena agar dapat berfungsi secara optimal, sistem operasi laptop membutuhkan ruang untuk mencari file, mencegah fragmentasi data, dan membuat file sementara.

Solusi:

Hapus data Anda dan hapus instalan program yang tidak perlu. Saat Anda menghapus, mengedit, dan membuat file baru di laptop, data terfragmentasi atau terpecah menjadi fragmen kecil yang tersebar di hard drive laptop.

Kondisi ini menyebabkan laptop membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan data yang Anda cari. Laptop juga melambat. Anda dapat mengatasi masalah ini dengan mendefrag file. Akses fitur ini dari halaman Pengaturan> Sistem> Penyimpanan> Optimalkan Drive.

Baca Juga :  4 Cara Screenshot Game Di Laptop Atau PC Dengan Simple, Mudah & Praktis

4. Penyebab laptop lemot : Hardisk sudah tua

Setiap komponen laptop memiliki batasan usia, termasuk media penyimpanan internal atau harddisk. Dengan bertambahnya usia, proses membaca dan menulis ke hard drive cenderung lebih lambat. Hal ini dapat mempengaruhi kinerja laptop secara keseluruhan.

Solusi:

Ketika waktu memperlambat kinerja hard drive, saatnya untuk menggantinya dengan yang baru. Jika laptop Anda masih menggunakan HDD, saatnya untuk meningkatkan ke SSD untuk peningkatan kinerja yang signifikan. Pastikan jenis SSD yang Anda beli kompatibel dengan laptop Anda.

5. Penyebab laptop lemot: kapasitas RAM rendah

RAM atau random access memory adalah tempat penyimpanan data sementara. Data yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi atau perangkat lunak disimpan di sana dan dengan cepat dikirim ke prosesor saat dibutuhkan.

Proses ini juga menentukan kecepatan kinerja laptop. Semakin kecil kapasitas RAM, semakin sedikit data yang dapat disimpan dan semakin lambat kinerja laptop.

Solusi:

Pertama, periksa kapasitas RAM yang tersedia di laptop Anda. Anda dapat melakukan ini dari halaman Pengaturan> Sistem> Tentang. Jadi pastikan RAM laptop anda bisa diganti atau ditambah. Ingatlah untuk memeriksa spesifikasi RAM langsung di tempat pembuatan laptop Anda.

Untuk tugas-tugas dasar seperti browsing dan pemrosesan dokumen, RAM 4GB biasanya cukup. Namun, untuk tugas yang membutuhkan kemampuan grafis tinggi, seperti mengedit foto, video, dan game, minimal diperlukan RAM 8 GB.

6. Penyebab laptop lemot : Laptop terinfeksi malware

Nah, masalah ini tidak hanya memperlambat kinerja laptop tetapi juga membahayakan data yang tersimpan di dalamnya. Ada sejumlah program perangkat lunak berbahaya yang dapat menginfeksi memori laptop dan menyebar ke program di dalamnya.

Sekali lagi, bahayanya adalah beberapa peretas menggunakan malware untuk mencuri informasi pribadi, seperti detail bank dan alamat rumah.

Baca Juga :  Rekomendasi 7+ Laptop Untuk Pelajar Dengan Harga Terjangkau Dan Spek Berkualiatas

Indikator lain bahwa laptop Anda terinfeksi malware antara lain iklan pop-up dan program di laptop yang crash atau mati mendadak.

Solusi:

Sebagai tindakan pencegahan, berhati-hatilah saat membuka situs yang tidak dikenal, apalagi mengunduh file dari situs tersebut. Hal yang sama berlaku saat membuka email. Jangan hanya mengklik link yang ada di dalamnya. Perhatikan alamat pengirim dan URL yang disematkan di tautan.

Terkadang hacker menipu korbannya dengan menggunakan nama perusahaan ternama. Kemudian kirimkan tautan selain situs web resmi perusahaan yang bersangkutan atau ubah karakter URL.

Juga, instal antivirus untuk memastikan laptop Anda selalu aman dari serangan malware. Bahkan jika seseorang berhasil menyelinap masuk, malware akan dihapus secara otomatis jika terdeteksi oleh antivirus.

Namun, menggunakan antivirus ini sebenarnya bisa menjadi pedang bermata dua. Pastikan saja antivirus yang Anda instal diketahui efektif dalam menghilangkan dan memerangi malware dan kinerjanya tidak menguras RAM Anda.

7. Penyebab laptop lemot: Sistem operasinya sudah kedaluwarsa

Seiring dengan pengenalan fitur baru atau pembaruan visual, peningkatan keamanan dan kinerja juga merupakan bagian dari setiap versi baru sistem operasi laptop. Oleh karena itu, sebaiknya sistem operasi yang berjalan di laptop Anda, baik Windows maupun MacOS, selalu up to date.

Solusi:

Secara default, sistem operasi laptop Anda akan diperbarui secara otomatis. Namun, Anda dapat memeriksa versi OS yang diinstal pada laptop Anda dan memperbaruinya secara manual.

Untuk pengguna Windows, Anda dapat mengakses melalui Pengaturan> Pembaruan & Keamanan> Pembaruan Windows. Sementara itu, pengguna macOS dapat pergi ke System Preferences> App Store dan centang kotak Automatically check for updates.

Demikianlah beberapa faktor penyebab laptop lemot dan cara mengatasinya. Salah satu metode yang kami paparkan dalam artikel ini, bisa Anda praktikkan secara praktis. Namun, carilah bantuan ahli jika Anda tidak cukup percaya diri untuk melakukannya sendiri, terutama untuk mengganti harddisk dan RAM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.