Panduan Membayar Zakat Pendapatan Secara Online Dengan Benar Dan Simple

Panduan Membayar Zakat Pendapatan Secara Online

Apakah Anda sudah membayar Zakat, tetapi belum membayar zakat pendapatan atau zakat usaha? Zakat penghasilan adalah bagian dari zakat maal yang wajib dikeluarkan atas harta yang berasal dari penghasilan-penghasilan saat ini yang tidak melanggar hukum syariah. Untuk memudahkan kamu dalam membayar zakat secara online, lho.

Untuk memudahkan pembayaran zakat pendapatan, berikut panduan melakukan pembayaran zakat secara online agar kewajiban Anda selalu terpenuhi.

Standar nishab yang digunakan untuk zakat profesi adalah Rp 5.240.000 per bulan dengan perhitungan pendapatan kotor x 2,5%. Jadi jika Anda memiliki penghasilan bulanan Rp 6 juta, Anda perlu membayar zakat profesi sebesar Rp 6 juta x 2,5% = Rp 150.000. Berikut panduannya:

Panduan Membayar Zakat Pendapatan Secara Online Dengan Benar Dan Simple

1. Pertama, pilih penyedia Zakat online yang terpercaya

Apakah ada zakat online? Pembayaran zakat online sudah ada lho. Beberapa platform pembayaran zakat online juga menawarkan fungsi pengingat agar Anda tidak lupa membayar zakat saat Anda menerima pembayaran.

Baca Juga :  7 Tips Aman Belanja Online Dengan Kartu Kredit Untuk Pemula

Anda dapat menghitung pembayaran zakat ini sendiri secara online atau sebagai alternatif dengan menggunakan fungsi perhitungan zakat atau dengan berkonsultasi dengan konsultan zakat online.

2. Hitung dengan benar zakat yang harus dikeluarkan

Untuk membayar zakat profesi, umumnya perlu dihitung besarnya zakat dengan jumlah yang sudah dipotong dari tagihan/hutang yang harus dibayar setiap bulannya.

Namun, ada juga yang mengklaim bahwa zakat pendapatan didasarkan pada pendapatan kotor, sehingga tidak perlu mengurangi hutang. Namun, jika Anda khawatir hasil perhitungan Anda tidak akurat, Anda dapat menggunakan fungsi perhitungan zakat yang biasanya disediakan oleh berbagai penyedia layanan zakat online.

Bagaimana cara menggunakan kalkulator zakat? Anda hanya perlu memasukkan nominal pendapatan dan invoice setiap bulannya agar Anda dapat mengetahui jumlah zakat yang harus dibayarkan.

Baca Juga :  Pemerintah Akan Tambah Bantuan Bansos Jika Harga BBm Naik

3. Pilih penyalur/lembaga amil zakat

Siapa yang akan menyalurkan dana zakat? Zakat online akan dikelola oleh berbagai lembaga amil zakat yang telah terverifikasi sebagai pengelola resmi.

Institusi yang bisa Anda pilih antara lain Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, NU Peduli-Lazisnu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan Rumah Yatim.

Saat ini Anda juga bisa memanfaatkan fitur Bukalapak bernama BukaZakat untuk membayar zakat profesi Anda ke berbagai institusi.

4. Maksud dan Proses Pembayaran Zakat

Bagaimana tata cara pembayaran zakatnya? Pembayaran zakat akan disalurkan kepada mustahik (penerima zakat) melalui pembayaran online yang dapat Anda lakukan dengan mentransfer dana ke lembaga Amil Zakat. Sebelumnya, apakah Anda berniat dalam hati untuk membayar zakat Anda, ya.

Sebelum melakukan transaksi pembayaran dengan zakat, Anda memerlukan alamat e-mail dan/atau nomor ponsel untuk mendapatkan update proses pembayaran dengan zakat.

Namun, jika Anda tidak ingin identitas Anda diketahui saat membayar zakat, Anda dapat mencentang opsi anonim saat memasukkan jumlah zakat yang ingin Anda bayarkan. Dengan cara ini, zakat Anda akan dikirimkan secara anonim kepada penerima zakat.

Baca Juga :  Ini Dia 4 Cara Belanja Online Secara Mudah Dan Aman Agar Terhindar Penipuan

5. Selesaikan langkah pembayaran

Bagaimana cara mentransfer pembayaran? Anda dapat membayar zakat secara online dengan metode pembayaran yang mirip dengan metode pembayaran untuk pembelian online. Namun, dalam hal ini, Anda tidak dapat memilih metode pembayaran kartu kredit atau opsi pembayaran cicilan.

Metode pembayaran yang dapat Anda pilih antara lain metode pembayaran melalui transfer ATM, mobile banking, Internet banking, virtual account, dan pembayaran convenience store. Dana zakat Anda hanya perlu dibayarkan melalui salah satu cara tersebut dan kemudian disalurkan oleh lembaga amil zakat.

Demikian Panduan Membayar Zakat Pendapatan Secara Online Dengan Benar Dan Simple

Situs TipsSeo juga membahas tentang Tips & Trik dan Aplikasi yang sedang viral, Sobat Dumai juga bisa membacanya karena bisa menjadi referensi untuk Sobat.

Jika merasa artikel ini dapat membantu Sobat, silakan share  atau bagikan artikel ini ke teman-teman Sobat. Semoga bermanfaat dan sukses selalu… ^_^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.