7 Manfaat Leasing Serta Istilah Dan Jenis Leasing Agar Anda Mengerti

Manfaat Leasing Serta Istilah Dan Jenis Leasing

Leasing bukan lagi hal baru di Indonesia. Sudah banyak perusahaan yang didedikasikan hanya untuk layanan ini. Pemerintah juga menyelenggarakan sewa dengan SK Menteri Keuangan no. 1169/KMK.01/1991 tentang Pengertian Sewa Guna Usaha dan Kegiatannya di Indonesia.

Anda mungkin pernah menggunakan jasa perusahaan leasing, tetapi Anda tidak begitu mengerti apa yang ada di dalamnya. Kalau begitu, yuk simak detail sewanya di bawah ini!

Manfaat leasing Serta Istilah dan jenisnya

Leasing adalah kegiatan pembiayaan yang dilakukan oleh suatu perusahaan untuk perolehan aktiva dan aktiva tetap dari perorangan maupun perusahaan. Pihak yang memberikan bantuan keuangan disebut donor. Pelanggan yang disewa, di sisi lain, disebut penyewa.

Para pihak yang terlibat akan mencapai kesepakatan mengenai besaran buffer modal dan jangka waktu pengembalian modal. Pembayaran atau pengembalian aset modal penyewa akan dilakukan secara mencicil atau mencicil.

Pelanggan yang disewa biasanya adalah pengusaha yang ingin memperluas atau memperluas aset perusahaan. Memang, pengusaha dapat mengumpulkan modal yang relatif besar untuk memulai bisnis mereka sendiri. Hal ini memungkinkan mereka untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi karena mereka mengambil kepemilikan aset.

Praktek leasing telah dikenal di Sumeria sejak tahun 2000 SM. Saat itu, uang sewanya sedang ditabrak. Kesepakatan yang dicapai saat itu adalah penyediaan ternak dan peralatan untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  4 Biaya Saat Mengambil KPR Yang Harus Anda Bayar Pada Bank

Perusahaan leasing pertama muncul pada tahun 400 SM. C.ke Babel. Praktek ini lebih modern dari yang sekarang. Penggunaannya digunakan untuk modal pertanian petani. Kegiatan ini akhirnya juga digunakan oleh bangsa Mesir, Romawi dan Yunani.

Baru pada tahun 1850 praktik leasing muncul di Amerika Serikat. Saat itu, Tom M. Clark sedang menyewa kereta api untuk angkutan umum. Praktik leasing terus berkembang hingga masuk ke Indonesia. Sekarang lebih mudah bagi Anda untuk menemukan perusahaan leasing.

Istilah2 dalam Leasing

Anda yang ingin menggunakan jasa leasing tentunya harus mengetahui istilah-istilah yang digunakan di dalamnya. Ketentuan sewa berikut biasanya digunakan:

  • 1. Lessor

Lessor adalah perusahaan atau entitas yang menyediakan pembiayaan ekuitas kepada lessee. Pihak ini sebenarnya memiliki hak kepemilikan atas modal tersebut. Mereka juga akan mendapatkan keuntungan dari biaya yang dibayarkan oleh peminjam properti atau aset tetap.

  • 2. Lesse

Penyewa dapat berupa perusahaan atau individu yang menerima pembiayaan dalam bentuk ekuitas atau properti. Orang ini juga bebas membeli barang atau aset setelah cicilan dilunasi.

  • 3. Supplier

Lessor harus bekerja sama dengan pemasok sebagai pemasok barang. Selanjutnya, lessor akan membayar pemasok secara penuh untuk barang tersebut. Setelah itu, pemasok hanya perlu menyerahkan barang atau barang kepada lessee.

  • 4. Lease term

Jangka waktu pinjaman akan tertulis dengan jelas dalam kontrak yang dikeluarkan oleh lessor. Setelah sewa ditandatangani, penyewa harus mematuhi sewa sampai panjang sewa ditentukan.

  • 5. Residual Value

Nilai properti atau aset yang disewa berdasarkan sewa akan dihitung pada akhir masa sewa.

Leasing Di Indonesia

Leasing juga menyediakan metode eksekusi yang berbeda. Berikut jenis-jenis rental dan penjelasannya.

1. Capital Lease

Permintaan untuk kegiatan leasing biasanya datang dari perusahaan yang didedikasikan untuk pembiayaan. Jasa leasing yang ditawarkan umumnya memberikan kebebasan kepada pelanggan yang ingin menentukan barang atau aset dengan spesifikasi tertentu.

Baca Juga :  6 Cara Mudah Mencari Modal Usaha Untuk Pengembangan Bisnis Anda

Lessor akan menyediakan dana untuk membayar barang atau aset yang diminta oleh pemasok. Setelah periode ini, objek akan dikembalikan ke penyewa. Dalam bisnis pinjaman ini, lessor akan menerima bunga atas pembayaran angsuran dalam jangka waktu tertentu.

2. Operating lease

Tidak seperti sewa modal, sewa operasi membeli properti atau aset dan kemudian menyewakannya kepada pelanggan. Durasi sewa akan ditentukan dalam kontrak antara kedua belah pihak. Pelanggan atau penyewa hanya akan membayar biaya sewa barang atau aset. Biaya lainnya akan ditanggung oleh lessor.

3. Sales type Lease

Sewa penjualan adalah jenis sewa yang dilakukan oleh perusahaan industri yang bergerak di bidang penjualan aset yang disewa dari produknya. Utilitas yang diperoleh adalah hasil penjualan barang dan bunga biaya selama periode penyediaan barang dan barang.

4. Leverage lease

Untuk jenis sewa ini, perusahaan akan menggunakan pihak ketiga untuk membantu pelaksanaannya. Pemilik tidak akan membayar properti sewaan secara penuh atau 100%. Namun, peminjam hanya akan membayar sebagian atau setengah. Sisanya akan ditanggung oleh pihak ketiga.

5. Cross border lease

Perusahaan yang mengelola sewa lintas batas jenis ini akan melakukan bisnis dengan entitas dari negara lain. Dengan kata lain, lessor dan lessee tidak berada di negara yang sama. Praktek leasing ini umumnya dilakukan untuk hubungan barang atau aset yang bernilai besar. Sebut saja sewa pesawat atau perahu.

Manfaat Leasing

Setiap orang yang terlibat dalam bisnis persewaan tentu menuai keuntungan yang sama. Ini adalah keuntungan dari leasing dalam prakteknya.

  • 1. Tidak ada jaminan

Jelas bahwa pengusaha akan sangat terbantu dengan adanya perusahaan leasing. Pasalnya, mereka bisa memperoleh aset tetap tanpa harus menyiapkan agunan. Donor juga lebih mudah mendapatkan keuntungan dari tawaran pendanaan, yang saya yakin ada pendukungnya.

  • 2. fleksibel

Pemilik dan penyewa akan melakukan pembicaraan dan kesepakatan tentang praktik sewa. Kedua belah pihak dapat merundingkan semua hal yang berkaitan dengan lamanya kepemilikan aset pada akhir masa pinjaman. Sifat fleksibel ini juga membuat leasing sangat populer di kalangan bisnis dan individu.

  • 3. Terhindar dari inflasi

Banyak orang berpikir leasing terlihat merugikan secara finansial. Di sisi lain, bisnis leasing justru menyelamatkan Anda dari menggelembungkan nilai suatu barang. Memang pembayaran yang dilakukan atas aktiva tetap akan dilakukan sesuai dengan perjanjian semula.

  • 4. Capital saving

Leasing juga memiliki kelebihan, yaitu penyimpanan modal awal. Dengan menggunakan dana donatur, Anda bisa menghemat modal untuk daerah lain. Mungkin untuk menambah jumlah karyawan atau menjadi dana darurat saat bisnis sedang lesu.

  • 5. Dapatkan perlindungan hukum

Sebagaimana dinyatakan di atas, sewa diatur oleh pemerintah. Artinya, kontrak antara pemilik dan penyewa memiliki kepastian hukum. Namun, Anda perlu memastikan bahwa kontrak tersebut diaktakan dan disegel.

  • 6. Pemrosesan cepat

Perusahaan leasing akan menangani semua proses pembiayaan dengan cepat dan mudah. Penyewa dapat memperoleh barang modal dengan segera tanpa masalah.

  • 7. Cepat memperoleh aktiva

Sewa keuangan akan memungkinkan pengusaha untuk dengan cepat mengumpulkan modal untuk mendukung bisnis mereka. Dengan cara ini, ada juga potensi keuntungan yang lebih cepat.

Baca Juga :  Cara Mengajukan Kredit Di Akulaku Dengan Mudah Serta Persyaratan Yang Harus Disiapkan

7 Manfaat leasing Serta Istilah dan Jenis Leasing Agar Anda Mengerti

Ini adalah pemahaman dan detail sewa yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda.

Situs TipsSeo juga membahas tentang Tips & Trik dan Aplikasi yang sedang viral, Sobat Dumai juga bisa membacanya karena bisa menjadi referensi untuk Sobat.

Jika merasa artikel ini dapat membantu Sobat, silakan share  atau bagikan artikel ini ke teman-teman Sobat. Semoga bermanfaat dan sukses selalu… ^_^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.