5 Jenis Investasi Menguntungkan Biarpun Terjadi Inflasi Dan Minim Resiko

Jenis Investasi Menguntungkan

Ada beberapa jenis produk jasa keuangan yang beredar di pasaran. Beberapa di antaranya juga sesuai dengan kepribadian kaum milenial seperti Anda, yang menyukai hal-hal yang efisien, efektif dan terbuka terhadap hal-hal baru, terutama mampu mengumpulkan kekayaan untuk mencapai keamanan finansial di masa depan.

Sebelum membahas lebih jauh tentang produk jasa keuangan yang dapat mengalahkan inflasi, mari kenali dulu indikator inflasi dan inflasi.

Sebagaimana dilansir dalam situs Bank Indonesia disebutkan bahwa inflasi adalah kenaikan harga-harga secara umum dan terus-menerus selama periode waktu tertentu. Namun, kenaikan harga satu atau dua barang hanya bisa disebut inflasi jika kenaikannya meluas atau menyebabkan harga barang lain naik.

Indikator untuk mengukur tingkat inflasi yang biasa digunakan adalah indeks harga konsumen (IHK). Penetapan barang dan jasa dalam IHK didasarkan pada survei biaya hidup (SBH) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Ada empat indikator inflasi lain berdasarkan best practice internasional yang perlu Anda waspadai, yaitu Indeks Harga Produsen (PPI), Indeks Harga Grosir (PHPI), indeks harga aset (IHA) dan deflator produk dalam negeri (DPDP). .

PPI adalah indikator yang mengukur perubahan harga rata-rata yang diterima oleh produsen dalam negeri untuk barang yang mereka hasilkan. Indeks harga grosir (WPI) adalah harga transaksi antara penjual besar pertama dan pembeli besar berikutnya atau grosir di pasar pertama suatu produk.

Baca Juga :  Inilah 10 Langkah Cara Promosikan Produk Dengan Membuat Video Di Youtube Terbaru

Indeks Harga Aset (HAI) mengukur pergerakan harga aset. Sedangkan deflator produk dalam negeri (DPDP) menunjukkan besarnya perubahan harga semua barang baru, produk jadi, barang dan jasa yang diproduksi di dalam negeri.

5 Jenis Investasi Menguntungkan Biarpun Terjadi Inflasi Dan Minim Resiko

Setelah mengetahui definisi sederhana inflasi dan indikator inflasi, kini saatnya mengetahui produk mana yang dapat menurunkan inflasi.

1. Deposito

Deposito adalah produk tabungan dimana penyetoran dan penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu-waktu tertentu. Deposito dianggap sebagai produk investasi paling aman. Suku bunga deposito juga bervariasi tergantung pada bank mana Anda memilih untuk menyimpan dana. Namun, tingkat bunganya tetap dan bahkan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Baca Juga :  Penting! Inilah 3 Cara MUdah Mendeteksi Penipuan Crypto Sebelum Anda Berinvestasi

Kelebihan deposito adalah suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan, dapat dijaminkan pada bank yang sama, secara tunai, dan dapat ditarik sewaktu-waktu selama memenuhi tenggat waktu. Kelemahannya adalah dapat dikenakan sanksi jika diambil sebelum tanggal kedaluwarsa yang disepakati.

2. Reksa dana

Reksa dana adalah tempat menghimpun dana dari para investor. Dana tersebut akan diinvestasikan oleh manajer investasi dalam berbagai profil, periode, dan tingkat risiko. Sebelum bergabung dengan reksa dana, Anda harus jelas tentang tujuan investasi yang Anda inginkan.

3) Investasi Emas

Emas adalah investasi yang paling disukai dengan tren harga yang naik, stabil dan nilai investasinya bisa disesuaikan dengan berat emasnya. Namun, jika Anda menginginkan investasi jangka pendek, emas bukanlah solusi dan sulit disimpan karena mudah hilang.

4. Investasi Mata uang asing/Valas

Jika Anda menganggap mata uang asing sebagai cara untuk menjaga nilai mata uang, Anda benar. Mata uang investasi dapat berupa dolar, euro, dan pound. Jika Anda mempertimbangkan untuk berinvestasi untuk menghindari inflasi, Anda dapat melihat ketiga mata uang ini.

Keuntungan dari investasi valuta asing ini adalah modal yang fleksibel. Anda dapat berinvestasi tanpa harus pergi ke rumah pialang dan jika Anda membutuhkannya dengan cepat, Anda dapat segera menariknya di rumah pertukaran terdekat. Namun, nilai tukar sangat fluktuatif dan rentan terhadap kebijakan pemerintah.

Baca Juga :  Berikut 10 Peluang Usaha Minuman Menguntungkan Dengan Modal Kecil & Resiko Minim

5. Investasi Saham

Jika Anda ingin mendapatkan lebih dari bunga deposito dan bahkan inflasi, pilihlah saham. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari perusahaan tergantung pada jumlah saham. Namun, risikonya besar dan tidak semua saham bisa membayar dividen. Anda perlu tahu lebih banyak tentang perusahaan.

Memang semua produk investasi memiliki kelebihan dan kekurangan. Anda dapat memilih produk jasa keuangan di atas agar nilai mata uang yang Anda pegang tidak mengalami penurunan nilai sehubungan dengan inflasi. Namun, penting untuk memilih produk jasa keuangan yang sesuai dengan profil risiko Anda.

5 Jenis Investasi Menguntungkan Biarpun Terjadi Inflasi Dan Minim Resiko

Situs TipsSeo juga membahas tentang Tips & Trik dan Aplikasi yang sedang viral, Sobat Dumai juga bisa membacanya karena bisa menjadi referensi untuk Sobat.

Jika merasa artikel ini dapat membantu Sobat, silakan share  atau bagikan artikel ini ke teman-teman Sobat. Semoga bermanfaat dan sukses selalu… ^_^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.