Tarif Iuran BPJS Kesehatan Terbaru Per Agustus 2022

Tarif Iuran BPJS Kesehatan Terbaru Per Agustus 2022

Iuran BPJS tidak berubah meskipun proses penghapusan kelas BPJS kesehatan berlangsung mulai 1 Juli 2022. Kelas-kelas tersebut telah digantikan oleh Kelas Standar Rawat Inap (KRIS).

Kajian KRIS dilakukan di 5 rumah sakit umum. Dengan demikian, mulai Juli ini, 5 rumah sakit tersebut tidak lagi memiliki kelas premium BPJS 1, 2 dan 3.

Iuran BPJS merupakan sejumlah dana yang harus dibayarkan oleh setiap peserta BPJS untuk dapat menggunakan layanannya. BPJS Kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.

Tarif Iuran BPJS Kesehatan Terbaru Per Agustus 2022

“Berdasarkan koordinasi dengan DJSN dan Kementerian Kesehatan, Juli merupakan uji coba penerapan KRIS hanya di 5 rumah sakit umum “, ujar Pps, Humas Manager BPJS Kesehatan. , Arif Budiman, di detikcom, Kamis (30/6/2022) lalu.

Arif mengatakan sekitar 2.800 rumah sakit di Indonesia melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurut dia, secara umum pelayanan bagi peserta JKN di rumah sakit tetap berjalan seperti biasa. Sistem dan besaran iuran ke BPJS Salud tetap sama dengan ketentuan BPJS sebelumnya.

Baca Juga :  5 Penyebab Vertigo Dan Solusi Mengatasinya Agar Sembuh Dengan Cepat

Dengan mengacu pada Peraturan Presiden n. 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden No. 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, besaran iuran ditentukan berdasarkan jenis kepesertaan setiap peserta program JKN.

Iuran Kelas Standar BPJS Kesehatan yang Berlaku Agustus 2022

– Biaya Iuran BPJS Kesehatan untuk PPU 5% dari Penghasilan

Iuran Kelas Standar BPJS Kesehatan yang Berlaku Agustus 2022

Baca artikel detikfinance, “Iuran BPJS Kesehatan yang Berlaku Per 24 Agustus 2022” selengkapnya https://finance.detik.com/moneter/d-6250823/iuran-bpjs-kesehatan-yang-berlaku-per-24-agustus-2022.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Iuran Kelas Standar BPJS Kesehatan yang Berlaku Agustus 2022

Baca artikel detikfinance, “Iuran BPJS Kesehatan yang Berlaku Per 24 Agustus 2022” selengkapnya https://finance.detik.com/moneter/d-6250823/iuran-bpjs-kesehatan-yang-berlaku-per-24-agustus-2022.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Iuran Kelas Standar BPJS Kesehatan yang Berlaku Agustus 2022

Baca Juga :  Inilah 8 Cara Melangsingkan Tubuh Secara Alami Setelah Melahirkan Dengan Cepat Dan Mudah

Baca artikel detikfinance, “Iuran BPJS Kesehatan yang Berlaku Per 24 Agustus 2022” selengkapnya https://finance.detik.com/moneter/d-6250823/iuran-bpjs-kesehatan-yang-berlaku-per-24-agustus-2022.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Ada berbagai catatan tentang biaya iuran BPJS. Arif menyebutkan, peserta pegawai (PPU) atau pegawai dinas, baik penyelenggara negara seperti ASN, TNI, POLRI maupun pekerja swasta, besaran iurannya 5% dari gaji.

Rinciannya adalah bahwa 4% dibayar oleh majikan dan 1% oleh karyawan. Lebih lanjut disebutkan bahwa ada batas atas dan bawah atas dasar perhitungan iuran BPJS. “Batas bawah yaitu upah minimum kabupaten/kota dan batas atas Rp 12.000.000, juga berlaku dalam perhitungan iuran ini, ” ujarnya.

”Penghitungan iuran pendapatan seseorang hanya berlaku untuk afiliasi jenis PPU, pekerja formal yang menerima upah tetap dari majikannya,” ujarnya dalam lanjutan.

Patokan penghitungan iuran BPJS tetap di batas atas Rp 12 juta. Jika seorang pekerja memiliki gaji di atas Rp 12 juta, misalnya Rp 13 juta, iuran yang dibayarkan selalu 5% dari Rp 12 juta.

Baca Juga :  3 Cara Mudah Daftar Vaksin Booster covid-19 Online Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Kelompok Masyarakat Bukan Pekerja

Peserta di sektor informal yang tidak memiliki pendapatan tetap dikelompokkan menjadi pekerja mandiri (PBPU) dan pengangguran (BP). Untuk jenis kepesertaan ini, peserta dapat memilih besaran iuran BPJS yang diinginkan.

  • Kelas 1 biaya Rp 150.000 per orang per bulan
  • Kelas 2 biaya Rp 100.000 per orang per bulan
  • Kelas 3 biaya Rp 35.000 per orang per bulan

Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 sebenarnya Rp 42.000 per bulan, namun pemerintah memberikan hibah sebesar Rp 7.000.

Jadi bagi seseorang yang tidak memiliki penghasilan atau tidak berpenghasilan, Anda dapat memilih menjadi peserta PBPU dengan pilihan kelompok peserta PBI kelas 1, 2 atau 3. yang iurannya ditanggung oleh pemerintah.

Bagi masyarakat miskin dan kurang mampu yang terdaftar sebagai peserta PDB, kontribusi sebesar Rs 42.000 dibayarkan oleh pemerintah pusat dengan kontribusi pemerintah daerah tergantung pada kekuatan fiskal masing-masing daerah.

Demikian informasi mengenai besaran iuran BPJS Kesehatan untuk kelas standar terbaru yang akan mulai berlaku pada Agustus 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.