Jarang Shutdown Laptop? Berikut 3 Efek Buruk Yang Akan Merusak Laptop Anda

Efek Buruk Yang Akan Merusak Laptop Anda

Pernahkah Anda meninggalkan laptop Anda sepanjang waktu tanpa mematikannya? Jika iya, Anda harus siap-siap kaget jika laptop jarang mati. Bahkan, dalam beberapa kasus, laptop terkadang harus dihidupkan untuk melakukan pekerjaan, tetapi itu dapat menyebabkan efek dan masalah baru. Apa dampaknya jika laptop jarang mati? Berikut ulasannya.

Jarang Shutdown Laptop? Berikut 3 Efek Buruk Yang Akan Merusak Laptop Anda

Sebelum membahas dampak negatif jarang shutdown laptop, mari kita bahas dulu tiga mode penting pada laptop.

Saat Anda sedang tidak menggunakan PC atau laptop, sebenarnya ada tiga cara yang bisa Anda gunakan untuk mematikannya. Tiga mode tersebut adalah Sleep, Hibernate (hanya laptop), dan Shutdown.

Sleep dan Hibernate sangat mirip, meski berbeda. Selama waktu ini, Shutdown akan mematikan komputer sepenuhnya. Jadi mode mana yang harus dipilih?

Mode ini wajib di install di setiap PC, komputer atau laptop. Apakah Anda menggunakan OS Windows atau Mac OS.

Mode hibernate adalah mode yang menyimpan semua file, software, dan data lainnya di memori utama komputer atau biasa disebut dengan RAM.

Saat Anda melakukan hibernasi, semua komponen komputer dimatikan kecuali RAM. RAM selalu berisi data terakhir yang disimpan sebelum komputer masuk ke mode tidur.

Saat Anda menekan tombol daya atau me-restart komputer Anda, semua file dan perangkat lunak yang tersimpan di RAM akan segera disajikan. Proses penarikan akan berlangsung cepat. Mode ini sangat cocok untuk Anda yang ingin segera kembali bekerja, tanpa harus menunggu lama untuk booting.

Baca Juga :  Cara Menggunakan VPN Untuk PC Dan 8 Daftar VPN Terbaik Yang Bisa Dicoba

Seperti yang bisa Anda baca di atas, Sleep memungkinkan RAM untuk tetap berjalan. Oleh karena itu, komputer atau laptop akan terus mengkonsumsi listrik.

Gunakan mode hibernasi jika Anda akan meninggalkan komputer atau laptop hanya dalam waktu singkat atau hanya beberapa jam. Misalnya, saat makan siang.

Jangan gunakan mode tidur saat perangkat tidak terhubung ke listrik. Baterai mungkin lemah karena laptop terus menggunakan listrik.

Mirip dengan Hibernasi, Hibernate dapat langsung menampilkan semua file dan data yang terakhir Anda buka saat Anda menyalakan komputer. Bedanya, data terbaru tidak disimpan di RAM, melainkan di memori internal, baik itu hard drive atau SSD.

Selain itu, mode hibernasi akan mematikan semua komponen listrik. Tidak seperti Sleep, yang membuat RAM tetap aktif. Ini berarti mode hibernasi lebih hemat energi.

Hanya saja booting membutuhkan waktu lebih lama dari standby untuk hibernasi. Tapi tidak selama mode shutdown.

Gunakan mode hibernasi saat Anda melakukan perjalanan jauh. Misalnya, perjalanan udara ke luar negeri memakan waktu berjam-jam. Laptop tidak akan mengkonsumsi listrik, tetapi file yang dibuka terakhir mungkin terbuka relatif lebih cepat daripada Shut Down.

Dengan mudah semua sistem komputer akan dimatikan dalam mode shutdown ini. Ini sekali lagi berarti bahwa mode ini akan menonaktifkan semua perangkat lunak dan file terbaru yang Anda buka.

Mematikan juga akan menghapus atau menghapus semua memori yang tersimpan di RAM. Dengan ini, komputer akan “lebih cepat ” karena baru dari awal.

Baca Juga :  Tips Dan Trik 5 Cara Mengatasi Laptop Hang dengan Mudah, Work 100% Berhasil

Berikut 3 Efek Buruk Yang Akan Merusak Laptop Anda

1. Dapat merusak perangkat keras

Menyalakan laptop secara terus menerus dapat merusak hardware laptop. Karena jika laptop bisa berjalan terus menerus tanpa sempat istirahat maka CPU juga akan berjalan terus menerus dan mempengaruhi penggunaan CPU hingga 100%. Hal ini akan membuat laptop cepat panas. Oleh karena itu, sebagai pengguna, Anda perlu merawat laptop Anda agar tidak kepanasan dan cepat rusak.

Selain cepat panas, membiarkan laptop dalam keadaan menyala dari waktu ke waktu juga dapat mempercepat keausan pada perangkat keras laptop. Selain perangkat keras yang cepat aus, laptop yang selalu aktif dapat mempercepat akumulasi debu pada periferal perangkat keras laptop. Ini akan memaksa Anda untuk sering membersihkannya.

2. Berbahaya dan rentan virus

Membiarkan laptop menyala sepanjang waktu juga membuatnya lebih rentan terhadap serangan virus atau malware dari Internet atau cara lain. Selanjutnya juga akan memudahkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengakses dan melihat data-data penting di laptop Anda.

3. Memperlambat kinerja laptop

Laptop yang dibiarkan menyala sepanjang waktu juga dapat memperlambat kinerja laptop. Bahkan jika Anda mencoba mem-boot ulang, akan membutuhkan waktu lama agar kinerja kembali normal. Hal itu bisa terjadi karena laptop Anda diserang oleh hal-hal yang mencurigakan seperti virus atau malware atau juga mengandung terlalu banyak data, sehingga CPU menjadi tangguh dan membutuhkan waktu lama untuk membaca data di laptop Anda. Untuk itu, Anda harus pintar-pintar mencegah laptop Anda berjalan lamban atau lemot dengan rajin membersihkan data-data yang sudah tidak digunakan lagi.

Baca Juga :  Rekomendasi 7 Aksesoris Pendukung Laptop Yang Harus Dimiliki Agar Lebih Nyaman

Selain itu, jika Anda jarang mematikan laptop, dampaknya juga akan boros energi. Salah satu alasan Anda harus mematikan laptop atau komputer adalah untuk menghemat konsumsi listrik.

Tips menggunakan laptop secara efisien

Untuk itu, gunakanlah laptop seefisien mungkin, misalnya saat melakukan tugas atau sekedar bekerja. Akan lebih baik jika Anda juga rajin membersihkan periferal perangkat keras komputer atau laptop Anda dari debu dan data yang tidak terpakai agar kinerja dan fungsi prosesor selalu berjalan dengan lancar.

Selain itu, jika Anda menggunakan internet, Anda harus memperhatikan jaringan yang Anda gunakan, seperti Wi-Fi, agar data laptop Anda tidak hilang atau diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab seperti peretas atau pengguna lain. . Kuncinya adalah selalu mengecek data yang masuk dan keluar serta selalu memastikan bahwa data tersebut bebas dari berbagai ancaman virus atau malware.

Inilah dampak jika laptop jarang mati. Sama seperti makhluk hidup, perangkat elektronik seperti laptop juga bisa mengalami “stres” karena dipaksa bekerja terlalu lama. Untuk melakukan ini, hindari hal-hal yang Anda inginkan dengan mematikan laptop jika tidak digunakan lagi, untuk memberikan waktu laptop atau istirahat untuk beristirahat. Ini akan membuat laptop Anda lebih tahan lama. Semoga beruntung!

Demikian ulasan Jarang Shutdown Laptop? Berikut 3 Efek Buruk Yang Akan Merusak Laptop Anda

Situs TipsSeo juga membahas tentang Tips & Trik dan Aplikasi yang sedang viral, Sobat Dumai juga bisa membacanya karena bisa menjadi referensi untuk Sobat.

Jika merasa artikel ini dapat membantu Sobat, silakan share  atau bagikan artikel ini ke teman-teman Sobat. Semoga bermanfaat dan sukses selalu… ^_^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.